McD Sarinah Tutup dan Bodohnya Warga Jakarta
McD Sarinah Tutup dan Bodohnya Warga Jakarta

Centralgoal – McD Sarinah membuat puluhan orang berkumpul untuk menyaksikan momen terakhir restoran cepat saji tersebut beroperasi. Dikabarkan restoran cepat saji pertama di Indonesia ini melakukan penutupan karena imbas dari rencana renovasi Plaza Sarinah.

Penutupan McD Sarinah Menjadi Bahan Tontonan Warga Jakarta

McD Sarinah Tutup Jadi Tontonan Warga Jakarta
McD Sarinah Tutup Jadi Tontonan Warga Jakarta

Berkumpulnya massa tersebut berbuah teguran dari Satpol PP DKI. Kasatpol PP DKI Arifin mengatakan jajarannya dibantu TNI telah membubarkan massa setelah mendapatkan informasi terkait keramaian tersebut.

Satpol PP Kecamatan Menteng telah mendapatkan informasi adanya kegiatan semacam closing atau penutupan tempat usaha McD, mereka mengadakan semacam acara penutupan di sana, closing di sana. Ya ada keramaian di sana, anggota saya yang datang ke sana dan anggota saya yang membubarkan jam 10 malam,” kata Arifin, Senin (11/5).

BACA JUGA: Agenda Seleksi Ulang Timnas Basket

Terlihat dalam postingan yang viral bahwa warga berkerumun dan tidak mematuhi aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang masih berlaku di masa pandemi virus Corona. Tak sedikit yang menyebut akan ada ‘cluster Sarinah’ karena lonjakan kerumunan bisa memicu penyebaran COVID-19.

Hubungi Kami, Untuk Main Judi Sekarang! SIAP MELAYANI 24 JAM..

Flower

“Semoga tidak muncul cluster McD Sarinah ya?” cuit akun Twitter Koalisi Pejalan Kaki @trotoarian.

Cuitan tersebut mendapat lebih dari 2 ribu komentar. Sebagian besar warganet menyayangkan perilaku warga yang tidak mengindahkan aturan PSBB.

McD Sarinah Tutup dan Bodohnya Warga Jakarta
McD Sarinah Tutup dan Bodohnya Warga Jakarta

“Ternyata orang Jakarta norak ya,” tulis akun @had*sa*gi*

Pendiri Koalisi Pejalan Kaki, Ahmad Safrudin, mengatakan warga yang berkumpul sudah jelas-jelas melanggar aturan kekarantinaan kesehatan dan pemerintah harus tegas untuk menerapkan sanksi.

Cluster tersebut bisa jadi terbentuk jika tak ada gerakan langsung yang dibuat oleh Pemda DKI mendata warga yang hadir.

Di malam terakhir operasional McD pertama di Indonesia itu, banyak warga Jakarta yang berdatangan untuk nostalgia dan mengabaikan himbauan yang sedang dijalankan oleh Pemerintah daerah yaitu PSBB.

Sangat disayangkan warga mengabaikan kesehatan sendiri dan menbahayakan orang sekitar mereka terutama keluarga dan kerabat demi datang pada malam terakhir dari McD Sarinah beroperasi.

“Sudah pasti (akan terjadi cluster). Dalam konteks pandemik, tugas Pemda DKI dan manajemen untuk mendata siapa yang berkumpul di situ. Harus didata dan Pemda DKI Jakarta tidak boleh mendiamkan,” paparnya saat dihubungi detikcom, Senin (11/5/2020).

Dirinya sangat menyayangkan adanya kerumunan tersebut di kala status pandemi dan penularan COVID-19 masih sangat tinggi, khususnya di DKI Jakarta. Masyarakat harusnya lebih bisa patuh terhadap perundang-undangan hingga masa peraturan tersebut berakhir.

“Kan PSBB sampai 22 Mei, kalau tdak ada perpanjangan setelah itu kalau mau keluar silakan, tapi selama belum ada pencabutan, kita patuhi itu,” pungkasnya.